Mudik Bijak

Posted: November 14, 2008 in perkuliahan
Tag:, , , ,

macet

<Penulis Panjie Negrou>

Lebaran sangatlah tidak jauh dengan tradisi mudik. Mudik adalah sebuah fenomena yang biasa kita jumpai saat menjelang hari raya Idul Fitri. Masyarakat berbondong-bondong kembali pulang ke kampung halamannya setelah mereka merantau untuk mencari kehidupan baru jauh dari daerah asalnya. Namun selalu ada ironi dalam kegiatan pulang kampung ini setiap tahunnya. Mengapa tidak, hal ini dapat dikatakan karena banyaknya kecelakaan-kecelakaan tragis yang menimpa para pemudik dalam perjalanan pulang kampungnya baik yang hanya mengakibatkan luka-luka atau kehilangan nyawa.

Hal ini dapat kita lihat setiap tahun ke tahun. Banyak angka traffic accident yang terjadi menjelang hari raya, khususnya yang menimpa para pemudik. Ini dapat diakibatkan oleh beberapa faktor. Seperti kelalaian pemudik sendiri dalam mengendarai kendaraan, kelalaina pengemudi jasa angkutan, tidak mengindahkan faktor-faktor keselamatan dalam perjalanan,hingga faktor-faktor infrastruktur jalanan yang buruk. Banyak hal yang menjadi penyebab banyaknya traffic accident seperti ini. Tapi jika kita mau belajar dari setiap kejadian dari tahun ke tahun maka kita dapat mengurangi angka kecelakaan dalam arus mudik dan arus balik.

Belajarlah untuk bijak. Itu adalah sumber solusi dari masalah pelik seperti ini. Maksudnya bagaimana jika kita belajar untuk “prepare” segala hal untuk bermudik. Seperti menyediakan segala hal sedetail mungkin untuk melakukan perjalanan mudik, menyiapkan kondisi fisik agar fit, tidak sembrono dalam mengendarai kendaraan, memfungsikan keadaan kendaraan secara tepat sesuai kapasitas kendaraan dan lain-lain. Bagi para pengendara jasa angkutan pun seharusnya bisa memegang tanggung jawab secara bijak karena mereka membawa penumpang yang tidak sedikit. Sehingga diperlukannya kehati-hatian yang extra. Dalam hal lain pemerintah pun semestinya melakukan perbaikan dalam segala hal. Seperti kinerja para pengendara jasa angkutan, kinerja penjaga ketertiban jalan, dan infrastruktur jalan sehingga mudik dapat dilakukan secara lancar.

Inilah solusi yang tepat. Bagaimana kita mau untuk belajar bijak. Karena keluarga selalu menunggu di rumah. Marilah kita budayakan mudik yang bijak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s